|
Seks
Tanpa Penetrasi
Dalam
keadaani-keadaani tertentu, kerapkali hubungan seks tak
harus dilakukan dengan penetrasi. Dan keadaani itu bakal
ditemui setiap pasangan. Meski demikian, hubungan seks
tanpa penetrasi tetap menjadi pilihan yang menyenangkan
terhadap keadaani yang tak memungkinkan bagi terpenuhinya
syarat penetrasi. Terpenting, jalan ini pun bisa memberikan
kenikmatan yang mengetarkan. Mahu mencuba?
Umumnya hubungan seks seperti ini seringkali didasari
oleh alasan kesihatan. Seperti kehamilan tua, masa pemulihan
setelah melahirkan, masa pemulihan setelah pembedahan,
atau pemulihan setelah mengalami kecelakaan, dan sedang
dalam pengubatan penyakit akibat hubungan seksual itu
sendiri.
Namun tak sedikit pasangan yang melakukan hal seperti
ini. Mereka beranggapan hubungan seks tak selalu memerlukan
penetrasi untuk mendapatkan seks yang menyenangkan. Karena
terkadang, ada saatnya Anda atau pasangan Anda ingin melakukan
seks dengan biasa-biasa saja, tanpa penetrasi. Ada juga
yang merasakan kebosanan seksual setelah hidup bersama
selama beberapa tahun. Jadi butuh semacam variasi dalam
berhubungan seks. Begitu melakukan dengan biasa tanpa
penetrasi, perasaan mereka pun akan berubah. Mereka merasa
lebih seksi dengan bercinta seperti itu. Membuat mereka
merasa lebih muda lagi.
Seks tanpa penetrasi juga dilakukan untuk alasan tertentu.
Misalnya, untuk menciptakan gairah yang lebih baik lagi
dalam mempersiapkan hubungan seksual yang seutuhnya di
kemudian hari. Misalnya, dengan selama satu malam menahan
penetrasi, berarti kedua pasangan telah menciptakan persiapan
lebih untuk melakukan hubungan seksual yang kuat keesokan
harinya. Saat bercinta, pria biasanya mampu mendapatkan
ereksi yang lebih kuat dari biasanya. Dan keduanya pun
dapat merasakan orgasme yang lebih kuat dan lebih terasa
dari biasanya.
Jika Anda masih sungkan atau belum pernah mencobanya,
apa salahnya mengajak pasangan Anda untuk melakukannya.
Pilih tempat yang romantis dan tempat lain yang tak ia
duga sebelumnya, seperti di ruang tamu, dapur, ruang kerja,
atau untuk lebih menantang lakukan di jok belakang mobil
Anda. Pasti si dia akan terkaget-kaget dibuatnya. Lalu,
pilih dan lakukan langkah-langkah berikut ini.
Pertama, lakukan outercourse. Pasangan dapat membuka sebagian
pakaian jika mau, tapi pakaian tetap dalam posisi lekat
di tubuh. Outercourse yang dinamakan Dry Humping ini akan
membuat pasangan merasa dirinya muda kembali.
Kedua, melakukan masturbasi mutual. Kedua pasangan dapat
melakukan hal ini, atau melihat pasangannya melakukan
masturbasi agar terangsang.
Ketiga, melakukan cunnilingus dan fellatio. Karena banyak
orang mengganggap dan menjadikan hal ini sebagai bagian
integral dari foreplay. Bahkan seks seperti ini dapat
lebih dari sekadar persiapan untuk melakukan hubungan
badan. Seks oral ini dapat dilakukan secara terpisah.
Keempat, melakukan femoral intercourse. Yaitu dengan meletakkan
penis di antara paha dengan tidak menginsersikannya ke
dalam vagina.
Kelima, melakukan intermammary intercourse. Yaitu dengan
meletakkan penis di antara payudara. Kegiatan ini sudah
sangat terkenal sekali dan seringkali dilakukan oleh pasangan-pasangan
muda di Eropa. Dan banyak orang, terutama pria, yang menganggap
bahwa perbuatan ini sangat seksi dan sensual sekali.
Anda tertarik? Ajaklah pasangan Anda untuk bertualang
dalam percintaan ini, dan rasakan sensasi dan kenikmatannya.
|